Free CursorsMyspace LayoutsMyspace Comments
Autumn Falling Leaves -->

Total Tayangan Halaman

Minggu, 23 Desember 2012

Hi all... miss this blog. Setelah lama  vakum dari dunia pe-bloggeran (halah...) , sekarang tertarik lagi buat nulis. kemarin sih kebanyakan yang aku tulis tentang kehidupan pribadi aku (dengan pacarku) hhiii.. aku orangnya tidak pandai memendam perasaan jadi  yah harap maklumm .. xxiixiii :D .

Yah, tanpa banyak basa basi busuk, kali ini aku tertarik untuk menulis tentang histories of my little town, Pati. Yah, kota kecil dimana menjadi tempat kelahiranku. Kota  yang masih berudara sejuk dan bersih. Langsung saja yah, cekidot!!




Sejarah

SEJARAH KABUPATEN PATI

Untuk menelusuri Hari jadi Kabupaten Pati, Bupati KDH Tk. II Pati membentuk Tim Penyusun dan penelitian Hari Jadi Kabupaten Pati dengan Surat Keputusan No. 003.3/869 tanggal 19 November 1992.

Tim Penyusun dan Penelitian bersepakat bahwa untuk penelitian Hari Jadi Kabupaten Pati berpangkal tolak dari beberapa gambar yang terdapat pada lambang Daerah Kabupaten Pati yang sudah disahkan dalam Peraturan Daerah No.1 Th. 1971. Gambar yang dimaksud yang berupa:
“ KERIS RAMBUT PINUTUNG DAN KULUK KANIGARA”

Menurut cerita rakyat dari mulut ke mulut yang terdapat juga pada kitab babad Pati dan kitab babad lainnya dua pusaka itu merupakan lambang kekuasaan dan kekuatan yang juga merupakan simbol kesatuan dan persatuan.

Barang siapa yang memiliki dua pusaka tersebut, akan mampu menguasai dan berkuasa memerintah di pulau jawa. Adapun yang memiliki dua pusaka tersebut adalah Raden Sukmayana penggede Majasemi andalan Kadipaten Carangsoko.
Menjelang akhir abad ke XIII sekitar tahun 1290 Masehi di pulau jawa fakum penguasa pemerintahan yang berwibawa. Kerjaan Pajajaran mulai runtuh, Kerajaan Singosari surut, sedang Kerajaan Majapahit belum berdiri.

Di pantai utara Jawa Tengah sekitar Gunung Muria bagian timur muncul Penguasa lokal yang memangkat dirinya sebagai Adipati, wilayah kekuasaannya disebut Kadipaten.
Ada dua pusaka lokal di wilayah itu, yaitu:
1. Penguasa Kadipaten Paranggaruda, Adipatinya bernama “Yudhapati”. Wilayah kekuasaannya meliputi sungai Juwana ke selatan, sampai Pegunungan Gamping Utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Grobogan. Mempunyai seorang putra bernama Raden Jasari.

2. Penguasa Kadipaten Carangsoko, Adipatinya bernama “Puspa Andungjaya”, wilayah kekuasaannya meliputi semua sungai Juwana sampai Pantai Utara Jawa Tengah bagian Timur. Adipati Carangsoko mempunyai seorang putri bernama Rara Rayungwulan.
Kedua Kadipaten tersebut hidup rukun dan damai, saling menghormati dan saling menghargai untuk melestariakan kerukunan dan memperkuat tali persaudaraan itu kedua Adipati tersebut bersepakat untuk mengawinkan putra putrinya itu. Utusan adipati Paranggaruda untuk meminang Rara Rayungwulan telah diterima, namun calon mempelai putri minta bebana agar pada saat pahargyan boja wiwaha daup (resepsi) dimeriahkan dengan pagelaran wayang dengan dalang kondang yang bernama “Sapanyana”.

Untuk memenuhi beban itu, Adipati Paranggaruda menugaskan panggede kemaguhan yang bernama Yuyurumpung agul-agul Paranggaruda sebelum melaksanakan tugasnya lebih dulu Yuyurumpung berniat melumpuhkan kewibawaan Kadipaten Carangsoko dengan cara menguasai dua pusaka milik Sukmayana di Majasemi. Dengan bantuan “Sondong Majeruk” kedua pusaka itu dapat dicurinya namun sebelum dua pusaka itu diserahkan pada Yuyurumpung, dapat kembali oleh Sondong Makerti dari Wedari. Bahkan Sondong Majeruk tewas dalam perkelahian dengan Sondong Makerti. Dan pusaka itu diserahkan kembali kepada Raden Sukmayana. Usaha Yuyurumpung untuk menguasai dan memiliki dua pusaka itu gagal.

Walaupun demikian Yuyurumpung tetap melanjutkan tugas untuk mencari dalang Sapanyana agar perkawinan putra Adipati Paranggaruda tidak mengalami kegagalan.
Pada malam pahargyan bojana wiwaha (resepsi) perkawinan dapat diselenggarakan di Kadipaten Carangsoka dengan Pagelaran Wayang oleh Ki Dalang Sapanyana. Di luar dugaan pahargyan baru saja dimulai, tiba-tiba mempelai putri meninggalkan kursi pelaminan menuju ke panggung dan seterusnya melarikan diri bersama Dalang Sapanyana. Pahargyan pekawinan antara “Raden Jasari” dan “Rara Rayungwulan” gagal total. Adipati Yudhapati merasa dipermalukan, Emosi tak dapat dikendalikan lagi. Sekaligus menyatakan permusuhan terhadap Adipati Carangsoka. Dan peperangan tak dapat dielakkan. Raden Sukmayana dari Kadipaten Carangsoka memimpin prajurit Carangsoka, mengalami kekalahan dan kemudian wafat. Raden Kembangjaya (adik ipar Raden Sukmayana) menerusakan peperangan. Dengan dibantu oleh Dalang Sapanyana, dan menggunakan kedua pusaka itu dapat menghancurkan prajurit Peranggaruda. Adipati Paranggaruda, Yudhapati gugur dalam palagan membela kehormatan dan gengsinya.

Oleh Adipati Carangsoka, karena jasanya Raden Kembangjaya dikawinkan dengan Rara Rayungwulan kemudian diangkat menjadi pengganti Carangsoka. Sedang dalang Sapanyana diangkat menjadi patihnya dengan nama “Singasari”.

Untuk mengatur pemerintahan yang semakin wilayahnya kebagian selatan, Adipati Raden Kembangjaya memindahkan pusat pemerintahannya dari Carangsoka ke Desa Kemiri dengan mengganti nama “Kadipaten Pesantenan”. Dengan gelar “Adipati Jayakusuma” di pesantenan. Adipati Jayakusuma hanya mempunyai seorang putra tunggal yaitu “Raden Tambra”. Setelah ayahnya wafat, Raden Tambra diangkat menjadi Adipati Pesantenan dengan gelar “Adipati Tambranegara”.

Dalam menjalankan tugas pemerintahan Adipati Tambranegara bertindak arif dan bijaksana menjadi Songsong Agung yang sangat memperhatikan nasib Rakyatnya, serta menjadi pengayom bagi hamba sahayanya. Kehidupan rakyatnya penuh dengan kerukunan, kedamaian, ketenangan, dan kesejahteraannya semakin meningkat. Untuk dapat mengembangkan pembangunan dan memajukan pemerintahan di wilayahnya Adipati Raden Tambranegara memindahkan pusat pemerintahan Kadipaten Pesantenan yang semula berada di desa Kemiri munuju kearah barat yaitu, di desa Kaborongan, dan mengganti nama Kadipaten Pesantenan menjadi Kadipaten Pati.

Dalam prasasti Tuhannaru, yang diketemukan di desa Sidateka, wilayah Kabupaten Majakerta yang berada di Musium Trowulan. Prasasti itu terdapat pada delapan Lempengan Baja, dan bertuliskan huruf Jawa kuna. Pada lempengan yang ke empat antara lain berbunyi bahwa: ………………………………….Raja Majapahit, Raden Jayanegara menambah gelarnya dengan ABHISEKA WIRALANDA GOPALA pada 13 Desember 1323. Dengan patihnya yang setia dan berani bernama DYAH MALAYUDA dengan gelar RAKAYI. Pada saat pengumuman itu bersamaan juga dengan pisuwanan agung dari Kadipaten pantai utara Jawa Tengah bagian Timur termasuk Raden Tambranegara berada di dalamnya. Raja Jayanegara dari Majapahit mengakui wilayah kekuasaan para Adipati itu, dengan memberi status sebagai tanah predikan, dengan syarat bahwa para Adipati itu setiap tahun harus menyerahkan Upeti berupa bunga.

Bahwa Adipati Raden Tambranegara juga hadir dalam Pisuanan agung di Majapahit itu terdapat juga dalam Kitab Babad Pati, yang disusun oleh K. M. Sosrosumarto dan S. Dibyasudira, diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 1980. Halaman 34, Pupuh Dandanggula pada: 12 yang lengkapnya berbunyi: ……………………………… Tambranegara Pati “Sumewo” maring Majalengka Brawijaya kedua, Majalengka adalah Majapahit…………………………..
“……… Kratonnya ing satanah jawi angalih Majapahit, ingkang jumeneng Ratu Brawijaya ingkang kaping kalih, Ya Jaka pekik nama, Raden Tambranegara Sumewa maring, Kraton Majalengka ……….”
Bardasarkan hal tersebut, jelaslah bahwa Raden Tambranegara Adipati Pati turut serta hadir dalam Pisowanan agung di Majapahit.

Menurut tradisi budaya pertanian (Kultur Agraris) kelompok masyarakat atau perorangan jika mengadakan kerja besar misalnya, melaksanakan pernikahan putranya, khitanan, mendirikan rumah, merehab rumah, atau pindahan ke lain tempat, selau mengusahakan tanggal yang baik. Dengan tujuan agar sesuatunya dapat berjalan dengan lancar, baik, selamat serta mendatangkan rejeki.

Hari dan tanggal yang baik itu jika sesuai musim panen padi yang jatuh pada bulan Juli atau Agustus pada tiap tahunnya. Kalau pisowanan agung yang dihadiri oleh Raden Tambranegara ke Majapahit pada tanggal 13 Desember 1323, maka diperkirakan bahwa pindahnya Kadipaten Pesantenan dari Desa Kemiri ke Desa Kaborongan dan menjadi Kabupaten Pati itu diperkirakan pada bulan Juli dan Agustus 1323.

Ada tiga tanggal yang baik pada bulan Juli dan Agustus 1323 itu yaitu: 3 Juli, 7 Agustus, dan 14 Agustus 1323.
Seminar Hari Jadi Kabupaten Pati yang diselenggarakan oleh Bapak Bupati KDH Tk. II Pati pada tanggal 28 September 1993 di Pendopo Kabupaten Pati yang dihadiri oleh para perwakilan lapisan masyarakat Kabupaten Pati, para guru sejarah SLTA se Kabupaten Pati, Konsultan Dosen Fakultas Sastra dan Sejarah Undip Semarang, secara musyawarah dan sepakat memutuskan bahwa tanggal 7 Agustus 1323 sebagai hari kepindahan Kadipaten Pesantenan di Desa Kemiri ke Desa Kaborongan menjadi Kabupaten Pati, menjadi momentum HARI JADI KABUPATEN PATI. Dengan surya sengkala “KRIDANE PANEMBAH GEBYARING BUMI”, yang bermakna “Dengan bekerja keras dan penuh do’a kita gali Bumi Pati untuk meningkatkan kesejahteraan lahiriah dan batiniah”.

Tanggal 7 Agustus 1323 sebagai HARI JADI KABUPATEN PATI telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Pati Nomor: 2/1994 tanggal 31 Mei 1994
NAMA-NAMA ADIPATI/BUPATI DAERAH 
KABUPATEN DAERAH TINGKAT II PATI
Dari Pemerintahan

NONAMAJABATAN KETERANGAN
1Raden TambranegaraAdipati di Kabupaten Pesantenan dan Pati Sekitar tahun 1300 
2Raden Tandanegara Adipati di Kabupaten Pati Tahun 1330 
3Kayu BralitAdipati di Kabupaten PatiTahun 1511-1518 (de Grafi)
4Ki Agen PenjawiAdipati di Kabupaten Pati setelah gugurnya Arya PenangsangTahun 1568-15...
5Raden Sidik Bergelar Djajakoesoema IAdipati di Kabupaten PatiTahun 1577-1601
6Djajakoesoema IIAdipati di Kabupaten Pati (Adipati Pragola)Tahun 1601-1628
7Ki Arja Pagedongan/Penjaringan (Djajakoesoema II)Adipati di Kabupaten Pati (Adipati Pragola II)Tahun 1628-1640
8Adipati Pragola II, pemerintahan kosong/tidak didirikan Adipati tetapi akan tetapi pemerintahan pecah menjadi 2 (dua)
Katemenggungan dan 7 (tujuh)
Kademengan, Yaitu :
Katemenggunan :
* Toemenggung Wetanan
* Toemenggung Koelonan
Kademangan :
* Demang Tenggeles
* Demang Selowesi
* Demang Tjengkalsewu
* Demang Glongsong
* Demang Paselehan
* Demang Margotoehoe
* Demang Juwono
  
9Mangoen Oneng I (Lepek)Adipati di Kabupaten Patis/d tahun 1670 (pakem)
10Mangoen Oneng II (Widjo)Adipati di Kabupaten PatiTahun 1678-1682
11Toemenggung Tirtonoto
Adik Mangoen Oneng
Adipati di Kabupaten PatiTahun 1682-1690
12Mengoen Oneng III (Abroenoto)Adipati di Kabupaten Pati (Putra Mangoen Oneng II)Tahun 1690-1701
13Soemodipoera (Putra Pangeran Koedoes)
Adipati di Kabupaten PatiTahun 1701-1718
14Pangeran Koming (Pamegat Koming I) Adipati di Kabupaten Pati (Putra Soemodipoero)Tahun 1718-1720
15Pangeran Kuning (Pamegat Sari II)Adipati di Kabupaten Pati (Wafat dan makamnya di Kudus) Tahun 1720
16Pamegat Sari III (Raden Wiratmodjo II)Adipati di Kabupaten Pati
(PAKEM, Hal 131, No. 16 zie sejarah 7/407)
Dukuh Muktisari Desa Muktisari Desa
17Pangeran Aryo (Megat Sari III)Adipati di Kabupaten Pati (Zaman Deandels zie sejarah 9/407)Diasingklan ke Belanda dan Makamya di Surabaya 
18* Sosrodiningrat
* Mangunkusumo
Bupati Pati Wetan
Bupati Pati Kulon
Tahun 1807-1808
19Kiai Adipati TjondroagoroBupati Pati Pindahan dari Bupati LamonganTahun 1808-1812
20Adipati Raden TjondronagoroBupati Pati dimakamkan di Desa Puri PatiTahun 1812-1829
21Raden Bagoes Mita
bergelar Kandjeng Pangeran Ario Tjondro Adinegeoro
Bupati PatiTahun 1812-1829
Dapat dibaca pada prasasti berdirinya masjid Gambiran Pati
22Raden Bagoes Kasan
Bergelar Raden Adipati
Ario Tjondro Adinegoro
Bupati PatiTahun 1896-1904
23Raden Toemenggong
Prawiro Werdojo
Bupati PatiTahun 1904-1907
24Raden Adipati Ario SoewondoBupati PatiTahun 1907-1934
Wafat 4 Juni 1934
25K.G.P. DipokoesoemoBupati Pati (Enam bulan)Tahun 1934-1935
26R.T.A MilonoBupati Pati kemudian menjadi Residen PatiTahun 135-1945
Tahun 1945-1948
27M. Moerjono DjojodigdoBupati PatiTahun 1945-1948
Tahun 1948 terjadi perebutan oleh PKI/Muso, mulai Desember 1948 ClashII Pd. Bupati Pati ditunjuk Sukemi Wedono Tayu
28Raden SoebijantoBupati PatiTahun 1950-1952
29Raden Soekardji
Mangoen Koesoemo
Bupati PatiTahun 1952-1954
30Palal al Pranoto
Palal al Pranoto
Bupati Pati
Kepala Daerah Swatantra
Tahun 1954-1957
Tahun 1957-1959
31M. Soermardi Soero Prawiro Pegawai Tinggi diperbantukan Pemda tingkat IITahun 1957-1959
32M. SoetjiptoBupati kdh. PatiTahun 1959-1967
33A.K.B.P Raden SoehargoBupati Kdh. PatiTahun 1959-1967
34Kol. Pol.Drs. Edy Rustam SantikoBupati Kdh.PatiTahun 1973-1979
35Kol. Inf. Panoedjoe Hidayatbupati Kdh. PatiTahun 1971981
menjabat 18 bulan/meninggal dunia
36Drs. Soeparto Soewondo Residen Pati merangkap Pj. Bupati Kdh. tingkat II Patis/d agustus 1981
37Kol. Art. SaoedjiBupati Kdh. Tingkat II Pati6 Agustus 1981 sd September 1991
38Kol. Kav. SunardjiBupati Kdh. Tingkat II patiSeptember 1991 s/d September 1996
39Kol. Art. H. Yusuf MuhammadBupati Kdh. Tingkat II PatiSeptember 1996 s/d September 2001
40H. Tasiman, SH
Drs. Kotot Kusmanto 
Bupati Pati
Wakil Bupati
September 2001 s/d
September 2006
41H. Tasiman, SH
Kartika Sukawati, SE. MM
Bupati Pati
Wakil Bupati
September 2006
September 2006 s/d Sekarang


(sumber : Disbudparpora Kab. Pati)

Senin, 13 Februari 2012

Gambar Lucccunnnaaaa

Wew...cuma mau share gambar- gambar lucu ajah...aku sukaaaa bangetttttt....cekidotttt...



Rabu, 09 November 2011

My Journey

10 Oktober 2011

Aku hanya bisa menghela nafas. Aku bingung apa yang harus aku lakukan. Kalau dipikir- pikir untuk kedepannya prosentasi penolakan yang aku peroleh lebih besar daripada penerimaan. Sepertinya aku semakin jauh dari dia.

Oke, aku tahu kalau dia sibuk banyak tugas. Oke aku mengerti dia sekarang semester 5. Oke aku sangat tahu kalau dia ingin cepat lulus, begitu juga harapanku kepadanya. Tapi apakah di sela- sela kegiatannya yang padat, yang butuh konsentrasi dan fokus itu gak ada waktu untukkku? Untukku sebagai pacarnya kalau dia masih menganggapku pacar. Aku gak minta banyak, aku cuma ingin dia sms aku di waktu luangnya. Sedikit saja buatku gak banyak. Cuma untuk menyempatkan diri mengetik sms untukku dan bertanya kabar atau aku sedang apa. Cuma itu. Aku gak menuntut dia untuk menemaniku sepanjang waktu. Aku tahu kami long distanse. Komunikasi itu penting. Meskipun cuma sekali dalam sehari.

Waktu aku ke semarang ketemu sama dia kemarin, dia sih baik- baik saja. Seperti yang dulu, Yudhaku yang dulu. Tapi setelah aku balik lagi ke Jakarta kok dia gak mau sms aku dulu. Kalau aku sms jarang di bales. Kalau bales sms cuma sekali dua kali. Seperlunya saja. Berbeda sekali waktu sebelum berantem kemarin. Aku merasa sekarang dia semakin jauh dari aku. Bukan dalam makna yang sebenarnya. Hati kami sepertinya semakin jauh dan jauh. Aku berusaha selalu mendekat, tetapi dia tidak mengacuhkanku. Aku hanya ingin hubungan kami kembali seperti dulu lagi. Kami tetap sms seperti biasa, dia tetap sms aku dan menjawab sms ku meskipun gak intens seperti sebelum- sebelumnya.

Aku gak tahu, apa dia menjauhiku atau bagaimana. Dia tidak mau jujur kepadaku. Sedangkan teman- temanku bilang kalau sikap seseorang sudah berubah menjadi cuek kemungkinan ada orang ketiga. Sedangkan dulu aku pernah bertanya kepadanya, orang ketiga itu gak ada. Begitulah dia menjawab. Aku gak tahu dia berbicara jujur atau gak. Aku ingin sekali mempercayainya. Tapi, perubahan yang terjadi ini sangat mengganggu pikiranku. Aku jadi berfikir yang tidak- tidak. Atau apakah dia sedang merasa jenuh denganku? Oh Tuhan jangan sampai itu terjadi.

Aku ingin memperjuangkannya, memperjuangkan hubungan ini sampai aku benar- benar sudah tidak sanggup lagi. Aku gak tahu itu sampai kapan. Rasanya aku ingin menyerah. Melepaskan dia. Biar dia tidak merasa terusik lagi dengan keberadaanku. Biarkan dia melanjutkan hidupnya. Tapi aku gak bisa, gak bisa kalau aku tanpa dia. Aku masih saja terlalu sayang kepadanya. Walau rasanya hati ini sudah gak kuat lagi. Tapi aku selalu berusaha untuk berdiri dan selalu akan berusaha untuk berdiri. Aku gak mau menyerah. Karena aku yakin cintaku kepadanya gak akan mudah menyerah. Karena aku yakin aku bisa memperbaiki semuanya.

Tapi jika mengingat penolakan yang akan aku terima prosentasinya lebih besar daripada penerimaan yang akan aku dapat, sepertinya aku ingin menyerah saja. Aku tidak bisa membayangkan suatu saat nanti kalau aku memang benar- benar ditolak olehnya dan keluarganya, apa yang akan aku lakukan. Sungguh aku gak bisa membayangkan pahitnya penolakan itu. Mungkin aku akan lebih memilih untuk berada di sisi Tuhan.

Ya Tuhan, kenapa Kau ciptakan aku dengan perasaan yang begitu dalam kepada seseorang. Alangkah baiknya kalau Kau ciptakan aku tanpa rasa cinta kasih sayang sedemikian besar Tuhan. Mungkin aku akan tetap bertahan hidup di dunia ini. Mungkin aku akan lebih tegar. Ya Tuhan aku dibutakan oleh cinta, aku dilemahkan oleh cinta, dan aku tersiksa oleh cinta.

Tuhan, kalau Yudha memang untukku memang jodohku aku mohon Tuhan, tolong selamatkanlah hubungan kami. Aku mempunyai niat baik Tuhan untuk serius dengannya. Aku ingin dia menjadi ayah dari anak- anakku kelak, menjadi imam dalam keluargaku dan hatiku. Itu harapanku Tuhan. Aku sudah tidak mau berganti dengan yang lain lagi. Aku jatuhkan pilihanku kepadanya. Akan aku lakukan segalanya Tuhan untuk dia.

Dan kalau dia bukan jodohku Tuhan, hanya satu yang aku minta izinkanlah aku berada di sisiMu. Aku sunggug tidak sanggup Tuhan.

Aku tidak tahu aku berlebihan atau tidak. Hanya itu yang aku rasakan. Aku sudah tidak bisa menjaga mahkotaku yang Engkau percayakan kepadaku untuk kujaga. Aku mengingkari janjiku kepada ibuku tersayang Tuhan untuk menjaga mahkotaku. Hanya Yudha yang kuharapkan satu- satunya Tuhan untuk menebus rasa bersalahku itu kepadaMu ataupun kepada Ibuku. Karena itulah aku sudah tidak ingin menggantikan Yudha dengan yang lain. Karena Yudha yang sudah mendapatkan mahkotaku dan apabila dia nanti tidak bersamaku Tuhan, untuk penebusan atas segala dosa - dosaku kepadaMu atau kepada Ibu ku ijinkanlah aku untuk berada di sisi-Mu. Untuk menebus segala dosa- dosaku.

Aku gak bisa cerita hal ini ke orang lain dan aku juga tidak bisa memendam semua di hatiku. Disinilah aku bisa mencurahkan segala isi di hatiku dengan sejujur-jujurnya dan segamblang-gamblangnya. Share tanpa batasan. Aku sedang bersusah hati, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Beberapa teman bilang, ambil positifnya dan langkahkan kakimu lagi kedepan. Tetapi hatiku bilang, segeralah berada di sisi Tuhanmu. Hanya ada dua pilihan. Only 2 choice, nothing else. Dan dalam kenyataannya aku gak bisa melangkahkan kakiku kedepan tanpa Yudha, mungkin jika aku tanpa dia, aku akan memilih opsi yang kedua 'berada di sisi Tuhanku'.

Tuhan, cintaku cinta sejati. Kau ciptakan aku dengan kelebihan mencintai orang dengan tulus dan apa adanya. Aku tidak akan menyalahkan anugerah yang Kau berikan kepadaku meskipun itu menyakitkanku. Aku hanya tidak sanggup melihat dia tidak mencintaiku lagi.

Pelan - pelan aku akan melepaskan cintanya dan menuju ke sisi Mu Tuhan. :")



Minggu, 23 Oktober 2011

Kumohon, Jangan tinggalkan Aku!!

Aku tiba- tiba terbangun. Seperti dibangunkan oleh sesuatu. Kira-kira pukul setengah 4 pagi.  Aku bukan tipe orang yang terbiasa bangun sepagi buta itu. Tetapi aku bangun pada jam itu dan langsung teringat dengan telepon genggamku yang ada entah dimana. Seingatku sebelum aku tidur ada di sisi kepalaku dan waktu aku bangun sudah ada di kakiku.
Aku berharap mendapatkan sms dari pacarku “Yudha”. Kemarin malam kami bertengkar hebat. Itu sudah biasa. Aku yang berteriak-teriak saat marah itu juga biasa. Tapi saat dia berkata kasar dan menggebrak meja atau apalah itu yang tidak biasa. Aku tahu itu tidak biasa karena dia bukan tipe laki- laki yang suka marah besar. Mungkin dia sudah kehabisan kesabarannya denganku.
Seperti pertengkaran sebelum-sebelumnya, aku selalu mengucapkan kata “pisah”. Meskipun aku sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya aku mengerti dan aku harapkan dibalik kata “pisah”. Aku juga belum tentu dapat menerimanya seandainya Yudha juga mengucapkan kata “pisah” juga alias menyetujui permintaanku itu.
Seperti yang sudah aku katakana, aku sudah terbiasa mengucapkan kata “pisah”. Bukan benar-benar pisah, tetapi hanya untuk menggertak dia saja. Dibalik kata “pisah” itu aku sangat mencintainya melebihi yang orang tahu ataupun dirinya tahu. Tetapi selalu saja yang dia katakana dia tidak ingin berpisah denganku. Tidak akan pernah melepaskanku. Kata- kata dia itulah yang selalu membuatku senang dan luluh akan segala emosi-emosiku. Aku tahu dia mencintaiku sama seperti aku mencintainya. Mencintai apa adanya dirinya. Aku sangat menyukai semua yang ada padanya. Tetapi kadang kala emosi-emosi yang meluap-luap tidak bisa teredamkan dengan kata-kata manis seperti itu. Mungkin aku sedang kalap seperti pada sabtu malam itu.
Kami bertengkar. Sampai akhirnya aku mengucapkan kata pisah kepadanya. Dan besoknya aku memang tidak meneleponnya. Karena aku membutuhkan sesuatu yang dingin di kepalaku untuk berfikir sejernih mungkin yang bisa aku lakukan. Dan hari itu juga aku berusaha tidur lebih awal. Untuk mengistirahatkan otakku dan mere-fresh segala system yang ada di dalamnya. Dengan harapan aku mendapatkan pemikiran- pemikiran yang bijak. Tetapi saat aku terjaga pada pagi harinya pukul setengah 4 pagi buta, aku mendapatkan sms di HP ku. Dari dia Yudha. Sms yang aku kira aku tidak akan pernah mendapatkan kata-kata itu dari dia. Yang aku kira dia tidak akan pernah mengucapkan kata “mengerikan” itu kepadaku. Aku tahu cepat atau lambat ini semua akan terjadi. Tetapi sungguh, aku tidak menginginkannya.
Aku membuka sms dia. Dan aku baca sms itu dengan tangan bergetar hati yang hancur.
“Cwry yen wingi bengi q kyk ngunu..Bkn ne q gk peduli atw sayang. .sbnr e q gk pgn dirimu trz2 jd trkorban akan smw ni..Q reti q salah. .Q reti q kelewatan..Q minta maaf. .Jujur ae q sbnr e ya beban yen kyk ngunu trz. .Tp kudu piye meneh emang hrz trjdi kita pisah. .Sbnr e dek mlm tlpn mu d’dgrke bpk+ibu. .Maaf ya. .Ugk ksengajaan. .Q Cuma minta maaf. .Q harap awal kita kenal baek trz slnjt e ya baek. .”
Aku shock banget. Aku hanya bisa nangis. Selama hampir dua tahun kami berhubungan dia tidak pernah mengucapkan kata “pisah” kepadaku. Dan sekali dia mengucapkan kata itu sungguh membuatku seperti tersayat-sayat. Aku hanya bisa menangis dan bilang “aku gak mau kehilangan kamu pah, aku sayang sama kamu pah. Kita bisa membicarakannya lagi. Mengulangi semuanya dari awal. Aku gak mau kamu ninggalin aku. Tuhan, jangan pisahkan kami” Hanya kata- kata itu yang selalu aku ulangi. Kembali dan kembali. Kumohon jangan tinggalkan aku. Jangan pergi dari hidupku. Mungkin aku terlalu kasar kepadamu tetapi semua masih bisa diperbaiki.
Setengah jam kemudian aku membalas sms. Aku tidak mampu berkata-kata banyak hanya dalam sms.
“Q gk ngrti hrs umg upu? Mengko nug ue tangi,tlung blz cmz q. Q pgen tilpun.”
Hanya kata-kata itu yang sanggup aku tulis. Detik selanjutnya aku selalu menangis dan menangis. Menyadari kalau sekarang dia bukan kekasihku lagi. Itu kenyataam yang sangat pahit. Aku tidak bisa menerimanya. Adzan subuh berkumandang dan aku ingin mengadu kepada Tuhanku.
Aku ambil air wudhu. Aku sholat subuh, bersimpuh dihadapannya. Mengumandangkan ayat – ayat suci Allah. Mengharapkan aku mendapatkan kedamaian  dengan itu. Dan aku memang melakukan yang benar. Aku mendapatkan kedamaian dengan itu. Dan aku mulai timbul sedikit harapan bahwa aku akan memperbaiki ini semua. Mmebicarakan dengannya dan mulai melakukan tawar-menawar. Aku janji aku akan mengubah sifatku, seberapa sulit itu. Aku akan berusaha. Dan aku tidak akan terlalu banyak menuntutnya yang macam- macam.
Aku masih menunggu sms dari dia. Berharap aku akan berbicara dengan dia tentang kami berdua, tentang hubungan kami, tentang cinta kami, dan tentang bagaimana mempertahankan semua ini. Aku berharap dia akan menerimaku kembali. Tetapi apabila dia tidak mau menerimaku kembali, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku tidak tahu apa aku sudah siap dengan ini semua. Aku tidak tahu. Sungguh aku tidak tahu.
Hanya satu yang aku harapkan, “dia kembali padaku” dan aku akan melakukan apapun yang menjadi keinginannya.  Karena aku mencintainya lebih dari orang lain tahu.
(Aku akan melanjutkannya setelah ia membalas smsku dan aku meneleponnya. Kuharap akhirnya indah…dan sesuai harapanku. Aminnn!!!)

Maaf, telat yah. :) Setelah aku menulis di blog ini, malam harinya aku menelepon Yudha. Aku sudah cerita kepada orang- orang yang menurutku tepat untuk aku ceritai dan aku mintai solusi. Tetapi semuanya tidak memberikan solusi kepada ku hanya sebatas spekulasi- spekulasi dan pendapat- pendapat. Jujur, bukan itu yang aku cari. Yang aku cari adalah solusi. Malam itu, aku sudah hampir menyerah dengan segala usaha- usahaku kepadanya. Didalam otakku 'ini adalah kali terakhirku membujuknya untuk kembali kepadaku. Tetapi kalau dia tetap bersikukuh dengan pendiriannya, mau apalagi aku sudah menyerah'. Ok, itu pikiranku. Aku ingin sekali terus bertahan, tapi sepertinya keadaan bertahanku ini akan semakin menyakiti dan membuatku lemah. 
Dan malam itu saat aku menelepon dia, aku berbicara apa adanya. Sangat apa adanya apa yang aku rasakan. Dan tidak ada unsur pembujukan yang berlebihan seperti hari- hari sebelumnya. Tetapi ternyata, dia malah menerimaku lagi. Oke sebelum ini dia sudah menerimaku. Tetapi sikapnya masih sangat dingin kepadaku. Tetapi malam itu, dia sudah menunjukkan perhatiannya lagi kepadaku. Dia menyuruhku makan, karena sudah berhari- hari (hampir seminggu aku tidak makan apapun. Hanya air putih yang aku minum. Sebenarnya aku juga gak mau sampai aku tidak makan apapun, bagaimana dengan lambungku? Lambung yang mempunyai gerakan untuk meremas- remas makanan tetapi dikarenakan tidak ada makanan di dalam lambungku, pasti yang diremas lambungku adalah dinding lambung. Dan apabila terjadi seperti itu bisa xan bayangkan lambungku bocor dan Allahua'lam. Hanya Allah yang tahu. Aku juga sudah menyerahkan hidupku sepenuhnya seandainya terjadi kebocoran dalam lambungku. Paling tidak orang tidak mengecap aku mati konyol karena putus cinta seperti gantung diri ataupun nenggak racun. Tapi aku mati karena terjadi masalah pada lambungku yang notabene nya aku memang sudah punya sakit maag. Orang tidak akan berfikir karena aku putus cinta, walaupun sebenarnya motifnya sama seperti yang gantung diri atau minum racun.
Gila, pikiranku sudah sejauh itu. Aku memang terlalu mencintainya. Dia hampir setara dengan kedua orangtuaku posisinya. Amazing kan? Dia pernah bertanya kepadaku, "apa sih yang buat kamu mencintaiku seperti itu dan tidak mau melepaskanku padahal aku gak ada apa- apanya?". Aku gak tahu, dia bertanya seperti itu sadar atau gak. Seharusnya kalau dia bisa ngomong dia "tidak apa-apanya" seharusnya dia bisa berfikir. 'Ada seorang cewek yang mencintaiku dalam kondisi yang seperti ini, disaat aku belum memiliki apapun yang bisa aku banggakan. Berarti dia mencintaiku apa adanya diriku, bukan karena ada sesuatu dalam diriku'. Seharusnya dia bisa berfikir seperti itu. 
Oke, untuk sikapku yang egois, gampang meledak, selalu menyalahkan dia. Oke, untuk yang itu aku sadar aku salah, aku minta maaf. Aku bisa memperbaiki itu semua. Aku akan semaksimal mungkin memperbaiki sikapkku itu agar dia nyaman saat bersamaku.
Saat aku bilang kalau aku mau pulang ke pati (awalnya sebelum bertengkar aku memang sudah ada rencana mau ke semarang tetapi saat kami bertengkar dia tidak mau menerimaku di semarang, jadi aku putuskan untuk pulang ke pati saja.itung- itung me-refresh pikiran dengan bertemu keluarga dan teman- teman), dia tiba- tiba bilang gak usah pulang ke pati, di semarang saja. Nanti dia jemput di stasiun Tawang. Sumpah, aku seneng banget dia bilang seperti itu. Aku merasa aku telah mendapatkan kembali 'Yudhaku' yang dulu. Walau tidak seutuhnya. Aku benar- benar gak bisa sembunyikan perasaan bahagia ku itu.
Dan seminggu kemudian, tepat di hari kamis tanggal 03 November 2011, pukul 19.20 aku menuju Semarang dengan menggunakan kereta Senja Utama Semarang. Dan pukul 03.23 aku sampai di stasiun Tawang Semarang. Dia menjemputku. Awalnya kami canggung, gak tahu aku atau dia yang sebenarnya canggung. Selama perjalanan dari stasiun Tawang ke Tembalang kami hanya bisa diam saja. Aku mencoba untuk bersikap seperti biasa sebelum kami bertengkar. Saat dia memboncengku, aku berpegangan pada perutnya. Aku coba untuk bersikap biasa- biasa saja seperti dulu.
Hampir pukul 04.00 pagi kami sampai di kontrakan dia di daerah Tembalang Semarang. Setelah kami ganti baju dan bersiap- siap untuk tidur, disitulah dia mulai mau menyentuhku lagi. Sebenarnya aku gak berharap banyak kalau dia mau menyentuhku, memelukku, menciumku seperti dulu sebelum kami bertengkar. Tetapi ternyata, pelan- pelan dia meraih tanganku, menyeretku ke dalam pelukannya dan dia mengecup bibirku. Terima kasih Tuhan, Kau telah benar- benar mengembalikan 'Yudhaku' seperti dulu. Dari situ kami mulai bersikap dan mengobrol biasa. Dan waktu 3 hari pun berlalu dengan cepat.
Sangat menyenangkan bersama dengan Yudha, pacarku,kekasihku,orang yang aku harapkan akan menjadi suamiku kelak. ^_^ amiiiinnnn!!! Sampai rasanya aku tidak ingin berpisah dengannya. Tidak untuk waktu yang lama. Tapi yah, itu harus terjadi. Aku harus kembali ke Jakarta. Melakukan segala rutinitasku dan dia juga melakukan segala rutinitasnya,  Kami kembali ke rule kami masing- masing. Tetapi yang paling terpenting hati kami sudah berjalan bersama lagi, satu irama, sejalan dengan nafas kami. 
Aku akan selalu sabar menunggu sampai kami nanti bisa bersama- sama. Satu atap, satu ranjang dan satu kebahagiaan. Aku benar- benar merasa yakin akan perasaanku kepadanya. Tuhan, aku mohon kelak satukan kami dalam satu ikatan yang tidak terpisahkan sampai hayat dikandung badan.
Aku sangat sangat mencintainya Tuhan. Berjuta- juta harapanku aku sandarkan dibahunya. Aku akan bertahan Tuhan, bertahan untuknya. Aku akan menjadi separuh dari hatinya. Tidak akan aku biarkan hatinya berlubang dan memberi kesempatan orang lain untuk mengisinya. Yudha untukku, milikku, hanya milikku selamanya. 
Aku mohon Tuhan, restui dan ridhoi hubungan kami. Niat baik kami Tuhan.Semoga kami bisa melewati segala macam halangan dan rintangan di setiap jalan kami. Tuhan, satukanlah cinta kami. Amiiiinnnn!!! (^_^)

Love You Papah .... :-* mmmuaachhhh

Kamis, 20 Oktober 2011

FRIEND or ENEMY ??

Mungkin Tuhan ingin menguji kesabaranku. Lagi dan lagi. Selalu saja aku merasa dihianati orang yang aku anggap dan aku kasih title  "TEMAN". Apa aku haarus gak percaya dengan keberadaan "TEMAN"? Apa aku terlalu fanatik untuk berfikir seperti itu?

Waktu pulang kemarin, aku di sms sama temen kost. Sms itu berbunyi seperti ini :
"Nik, sorry kamar copa udh aku cup dr semalem, aku udh bilang copa, tp semlm blum ngm sm mba erni, maaf yah..kamar copa buat aku;) "

Sms yang ditulis dengan seramah mungkin. Tapi emang kata- kata juga mencerminkan orangnya. Orang yang egois. Dapat dilihat dari kata dia " kamar copa buat aku " . Bisa ditebak kan??

Oke, masalah cup menge -cup kamar ini karena ada temenku yang akan pindah kostan. Aku mau pindah ke kamar itu. Paginya aku udah bilang ke mba erni yang jaga tempatku kost. Mba erni bilang iya. Eyh ternyata sorenya aku dapat sms seperti itu dengan kata- kata yang aku percaya dia berusaha membuat kalimat yang halus tetapi tidak berhasil. Alhasil aku merasa yah kecewa, sebel, pengen marah. Aku pengen marahnya karena kenapa dia begitu egois, Seenaknya saja.

Tapi ya sudahlah gak apa- apa. Sabar ajah daripada ribut. Aku gak mau ribut-ribut lagi. Ngalah lebih baik daripa bikin ulah (ribut.red).

Beberapa bulan yang lalu juga sama. Waktu aku masih sekamar berdua dengan temen kuliah. Lemariku di kostan udah rusak. Lacinya udah gak bisa dugunain lagi. Nah, ada temen kost yang pindah dan aku bermaksud pengen tuker lemariku dengan lemari tersebut.

Sepulang kuliah, aku ngomong sama dia kalau aku mau pakai lemari itu. Temenku itu sebut saja si "Y", dia gak ngomong apa- apa cuma senyum doang dikit diujung bibir. Aku kira ya dia oke- oke aja lah. Gak minat sama tu lemari.

Besoknya dia sms aku, dia bilang :
" dhanik, lemarinta mba ning aku pakek "
Kontan aku langsung naik darah dong. Sebel banget sama nih anak. Semalem waktu ngomong sama dia mau ambil lemari dia diem ajah gak ngomong apa- apa. Giliran besoknya gue gak ada di kostan dia main ambil ajah tuh lemari. Padahal gue udah ngomong. Kalau gue belum ngomong yah sah-sah aje. Pan dia belum tahu. Tapi masalahnya "gue udah ngomong, dia udah tahu, lha kenapa tega sama temen satu kamar?"

Ngerasa terhianati gak sih sama temen sendiri, malahan gue udah nganggep dia "SAHABAT/SAUDARA" gue. Dari situ gue ilfeel sama dia. Tapi gue gak mau ribut, secara dia temen sekamar gue. Lama- lama gue gak betah juga kalau kayak gini. Gue mau pindah kamar lain. Tapi gue pikir-pikir, yang ngajak dia kost di situ gue. Kalau gue pindah ntar disangka gue yang jahat. Nah sekarang dia pindah kamar. Setelah dia pindah kamar dia gak pernah ngomongin gue lagi. Hah, bener- bener gak tahu diuntung gak sih? Emang siapa yang nampung dia? ngasih tempat dan yah sedikit rangsum makan buat dia waktu dia baru pertama kali pindah? GUE, helllooo GUE. GUE orang yang sekarang lu anggep udah gak berguna buat lu.

Sumpah, gue nyesel punya temen kayak gitu. Saat susah gue mau berbagi sama lu. Tapi saat lu udah bisa berdiri di atas kaki lu sendiri, lu lupain gue. Padahal kita masih dalam satu kost, satu atap cuyyy.

Amit- amit dah. Gue udah pernah disakiti temen 2kali. Gue gak mau ngerasain itu lagi untuk yang ketiga kalinya. Gue emang harus antipati dengan yang namanya "TEMEN". Gue udah gak mau jadi korban "TEMEN" lagi. Sosialisasi cuma sekedar sosialisasi dengan orang. Tapi gak lebih. Gak ada yang sampai ke level "TEMEN" ataupun " SAHABAT " . Gue udah gak percaya lagi. Terserah lu semua mau anggep gue fanatik, gak apa-apa. It's Me. Yang mau bergaul sama gue silakan, tapi gak lebih dari itu. untuk jadi temen "NO", sahabat apalagi.

"DEKAT TAK BERTAUT JAUH TAK BERPISAH" kata- kata itu yang akan selalu gue pegang. Dengan orang kalau lagi dekat gak sampai yang deket banget, kalau jauh sama orang masih tetap komunikasi. Intinya dari kata-kata itu "NO ENEMY"

Oleh :


Rabu, 12 Oktober 2011

Fairies - Peri

Omong- omong soal peri aku sangat suka. Imut dan indah. Peri itu antara ada dan tidak ada. Penuh dengan misteri. Menurutku peri itu mungkin ada di suatu tempat di dunia ini tetapi karena segala peraturan dan sihir yang dimiliki di dunia peri menyebabkan keberadaannya tetap menjadi rahasia. Tetapi mungkin juga bahwa peri itu sebenarnya tidak ada, seperti yang kita tahu hanya cerita fiksi, dongeng atau legenda. Tapi aku tahu, hatiku tidak mau menyangkal bahwa aku percaya dengan peri. Ingin aku percaya.

Di dunia ini penuh dengan berbagai keberagaman makhluk hidup yang diciptakan Tuhan. Aku percaya hal yang gaib, magic dan ajaib. Itu semua pasti ada. Hanya saja aku tidak ingin sekalipun mengusik itu semua. Biarlah hanya menjadi kepercayaanku saja. Aku sudah cukup puas dengan percaya bahwa hal- hal yang magic itu ada. Hal- hal yang tidak kasat mata. Hal- hal yang tidak dapat diterima oleh pancaindera kita manusia.

Nah, aku cuma pengen share ajah dengan gambar- gambar peri. Peri yang imut, lucu dan cantik. hhhmmm... :)

Kalau gambar seperti di samping, aku percaya gak ada peri yang seperti itu. Terlalu glamour tidak seperti dalam otakku. Tapi bagus, kreativitas dan imajinasi manusia.









Tapi aku percaya bahwasanya peri itu indah dan cantik. Bahwa mereka senantiasa menyukai dan mengagungkan keindahan.









Selasa, 11 Oktober 2011

Pagi ini, 12 Oktober 2011

Seperti biasa, kalau mau ke kantor naek mikrolet 01 arah Kampung Melayu. Seperti biasa, aku suka duduk di depan dengan sopir. Dan yang tidak biasa pagi ini, saat jidatku terbentur kaca depan mobil. Itu terjadi karena saat di traffic light ada pengendara motor yang nekat menerobos lampu merah. Sangat tidak taat peraturan. Dan mikrolet yang saya naiki hampir menabraknya kalau sopir mikroletnya tidak segera menginjak rem mobil dengan sangat tajam dan panik yang mengakibatkan jidatkuk terbentur kaca mobil.

Oke, spontanitas aku meraba jidatku yang sedikit nyeri. Takut berdarah, benjol ataupun gegar otak (arrggghhh lebayyyy). Yah aku tidak apa- apa. Dan pengendara sepeda motor itupun bablas seketika. Penumpang mikrolet yang lain ada yang terpelanting keluar ke jalanan. Yah, kasihan tapi juga geli. Bagaimana bisa dia sampai terpelanting seperti itu, secara dia di dalam mikrolet. Atau dia duduk di pinggir pintu? I don't know. Saat dia turun, dia bilang ke sopir mikrolet kalau kepalanya cukup pusing. Aku tidak tahan untuk tidak tertawa. Hhhhaa.. Serem tapi geli.


Me

Senin, 19 September 2011

Menjadi Manusia yang Lebih Baik

Tiba - tiba terpikir untuk memakai jilbab. Untuk menutup aurat yang selama ini terbuka. Bukan karena sesuatu hal atau karena mode yang sekarang cukup menjanjikan untuk busana muslim. Tetapi karena Allah.


Tapi aku masih ragu. Aku tidak mau bongkar pasang jilbab. Aku mau berjilbab selamanya seandainya aku memutuskan untuk berjilbab. Bukan karena gaya- gayaan atau mode. Tetapi karena hatiku telah merujuk ke Tuhan. Bukan hanya kepalaku yang ku jilbabi, hatiku pun harus berjilbab. Itu yang masih membuatku ragu. Aku sadar, aku bukan hamba Allah yang baik. Yang sholat masih jarang atau tidak melakukannya sama sekali. Masih iri dengki dengan orang lain. Masih suka berprasangka buruk. Belum melaksanakan perintah Allah yang fardhu apalagi yang sunah. Ya Allah. Apa yang aku harapkan? Menunggu Engkau memberikan hidayah kepadaku? Apa hidayah harus ditunggu bukannya di cari? Ya Allah, ingin sekali aku sujud dihadapanmu tidak hanya 5 waktu. Tetapi waktu- waktu yang Kau sunahkan juga. Ingin rasanya aku menutup aurat ini, tetapi selalu saja aku menyukai pakaian- pakaian yang tidak selayaknya. Tuhan, rasanya aku ingin beribadah melakuakn yang Engkau perintahkan dan menjauhi segala yang Kau larang tapi aku selalu melakukannya.

Hatiku memang tidak mati Tuhan, tapi nyaris saja mati. Hatiku sekarang sedang collapse, sakit stadium akhir dan aku belum bergerak juga untuk menyembuhkannya. Tidak ada usaha- usaha untuk menyembuhkan hatiku. Aku mematikan hati ku sendiri secara tidak langsung. Aku membunuh hatiku. Hati yang seharusnya aku jaga kesehatannya dengan pujian-pujian kepadaMu,dengan ibadah- ibadah fardhu maupun sunah, dengan membaca kalammu Ya Allah.

Aku hanya bisa mohon ampun ya Allah. Agar Engkau mengampuniku, agar Engkau selalu bermurah hati kepadaku untuk memberikan hidayah- hidayahMu. Aku memang kurang bersyukur dengan apa yang aku punya. Aku selalu ingin lebih dan lebih. Ya Allah, padahal masih banyak saudara-saudaraku disana yang lebih kurang mampu daripada aku. Kenapa aku tidak pernah melihat mereka ya Allah, agar aku bisa bersyukur atas segala yang Engkau anugerahkan kepadaku. Keluargaku, orang- orang yang aku cintai dan selalu senantiasa menyayangiku. Selalu menyediakan tempat berteduh untukku dikala aku ingin pulang penuh dengan kasih sayang meskipun didalam keterbatasan. Tempat berteduh untuk raga ku maupun jiwa ku.Selalu menyediakan makanan untukku, untuk ragaku maupun jiwaku.

Aku mempunyai keluarga meskipun tidak lengkap, tapi aku punya tempat dimana aku bisa kembali disaat aku lelah. Tempat dimana aku bisa mencurahkan kasih sayang kepada keluargaku. Aku tidak menginginkan yang lainnya Tuhan. Aku hanya ingini keluargaku bahagia dibawah naunganmu. Aku seharusnya bisa bersyukur dengan apa yang Kau berikan kepadaku. Itu merupakan anugerah Mu yang paling indah Ya Allah.

Semoga Kau menjadikan aku manusia yang lebih baik.










hamba Allah

Tuhan, Apa Rencanamu Untukku?

Dalam kesunyian
Dalam kehampaan
Dalam kesendirian
Dalam Kemiskinan

Dalam Tangis
Dalam Tawa Semu
Dalam Duka
Dalam Nyanyian pedih

Dalam Cinta
Dalam Kasih
Dalam Sayang
Dalam Kerinduan

Aku serahkan diriku pada-MU Tuhan
Atas Rencanamu untukku

oleh :



Minggu, 18 September 2011

5 Langkah yang Mudah Agar Kaki Mulus dan Seksi


Banyak wanita menggunakan celana pendek atau gaun mini yang menampakkan kaki mereka. Tidak ada salahnya sih, asalkan kaki Anda lembut dengan warna kulit yang memesona, tidak berbulu, dan memberikan ilusi seolah-olah jenjang seperti model. Tapi kalau tidak?


Berikut langkah-langkah mudah agar Anda memiliki kaki mulus dan seksi tanpa menghabiskan banyak waktu menurut Cosmopolitan.com:

1. Lembutkan Kulit Anda
Scrub. Untuk kulit lembut, rajinlah menggunakan scrub tubuh untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Carilah yang mengandung minyak untuk mencegah kulit kering dan mengelupas.

Oleskan. Agar kaki Anda berkemilau, Nicole Pozzetti dari TruSkin Clinical Spa di New York mengoleskan scrub di kulit dengan gerakan memutar, dan memberikan perhatian lebih di daerah sekitar lutut dan pergelangan kaki.

Usir benjolan. Untuk menghilangkan benjolan kemerahan di sekitar paha Anda, Jeannette Graf, MD, salah satu professor klinik dermatologi di New York University Medical Center menyarankan untuk menggunakan krim Lac-Hydrin. Asam laktatnya dapat menghilangkan beruntusan dengan cepat.

Kurangi gelambir. Bungkus kaki Anda dengan losion yang berguna mengencangkan kulit. Formulanya mengandung bahan seperti ekstrak kafein dan rumput laut yang secara temporer dapat membuat kulit lebih kencang.

2. Bersiaplah ‘Telanjang’.
Pertajam pisau cukur Anda. Langkah terbaik untuk mencukur, menurut Cindy Barshop, pendiri Completely Bare Spas di New Ork dan Palm Beach, Florida, adalah dengan pisau cukur dengan empat mata pisau. “Bulu akan terpotong dalam sekali cukur sehingga Anda tidak harus mencukur berulang kali.”

Biarkan tetap beruap. Mungkin kebanyakan kita menggunakan pisau cukur saat sambil mandi saat bersiap pergi ke kantor. “Lebih baik mencukur di saat-saat terakhir,” kata Dr. Graf. “Uap akan melembutkan rambut, jadi memudahkan mencukur.” Untuk teknik terbaik, para ahli menganjurkan untuk menahan kulit dan mencukurnya berlawanan arah pertumbuhan rambut. Saat menangani area sensitif, seperti seputar selangkangan, lakukan searah pertumbuhan rambut untuk menghindari rambut tumbuh tidak normal, Dr. Graf menyarankan.

Gunakan produk yang tepat. Krim cukur yang mengandung bahan-bahan pelumas seperti silikon, minyak, dan getah selulosit, akan mengurangi kemerahan dan iritasi karena bahan-bahan ini akan melembutkan rambut dan membuat pisau cukur meluncur di atas kulit Anda, Ni’Kita Wilson (ahli kimia kosmetik di Fairfield, New Jersey) menyarankan. Baca baik-baik bungkus produk sebelum Anda membelinya.

Wax dengan sedikit rintihan. Kalau Anda termasuk orang sabar dan mampu menahan rasa sakit, pertimbangkan untuk melakukan waxing pada kaki Anda. “Waxing berarti Anda mencabut rambut sampai ke akar, sedangkan mencukur hanya menghilangkannya di permukaan, jadi hasilnya akan bertahan lebih lama,” ujar Ann Marie Cilmi, direktur pendidikan dan perkembangan untuk Bliss. (Catatan: melakukan waxing pada bidang yang sekaligus besar merupakan penyiksaan. Cobalah waxing dengan melakukannya per bidang yang lebih kecil-kecil.)

Nikmati saja rambut yang tumbuh tak normal. Walau Anda sudah berusaha keras, mungkin saja rambut tumbuh tidak normal – apalagi jika Anda memiliki rambut kasar dan keriting. Jangan mencabutnya; lakukan pemijatan di daerah sekitarnya dengan kapas yang dicelupkan pada pembersih muka yang mengandung glycolic dan salicylic-acid. “Ini akan membuka kulit lapisan teratas, membuka kantung rambut sehingga rambut bisa tumbuh melaluinya,” kata Dr. Graf.

3. Tambahkan kemilau kulit Anda
Tingkatkan warna dasar. Jika kaki Anda berwarna pucat, berikan perawatan gradual self-tanner. “Bahan-bahan yang terkandung di dalamnya akan membantu asam amino pada kulit untuk memproduksi pigmen kecoklatan yang natural,” ungkap Dr. Graf. Warna kulit Anda akan lebih gelap dalam lima sampai tujuh hari; setelah itu, oleskan losion setiap hari untuk membuatnya bersinar.

Dapatkan kemilau dengan cepat. Kalau Anda ingin terlihat kecoklatan saat ini juga, cara yang terbaik adalah memoleskan bronzing oil sebelum Anda pergi kelua. Efeknya hanya akan bertahan sampai Anda mandi. Untuk mencoba teknik yang efeknya lebih bertahan lama, gunakan mousse atau towelette dengan dengan proses pencoklatan yang tidak membutuhkan banyak sinar matahari: Keduanya membuat kaki Anda seperti habis pergi ke pantai, berwarna keemasan, dan efeknya bertahan hingga seminggu kemudian. Anda dapat memilih tingkatan warna yang sesuai dengan warna kulit Anda, dan produknya pun lebih mudah digunakan daripada jenis semprotan, yang kadang melapisi seluruh tempat, kata Jim Hammer, ahli kimia kosmetik di Easton, Massachusetts.

Pakai sarung tangan. Sebelum menyapukan towelette atau mousse pada kulit Anda, kenakan sarung tangan yang terbuat dari lateks. “Dengan begitu, tangan Anda tidak akan terkena molekul warna yang ditujukan untuk kaki,” saran Barshop. Pastikan kaki Anda tidak basah atau berminyak karena hal ini akan menghalangi self-tanner meresap sempurna.

Oleskan lebar-lebar. Oleskan produk dari atas pergelangan kaki sampai bawah lutut, dengan arah yang seragam. Berikutnya, fokuslah pada paha Anda, gunakan cermin untuk mempermudah pandangan. Untuk lutut, campur tanner dengan pelembap agar kulit kering di daerah situ tidak menjadi terlalu gelap. “Anda tidak ingin terlihat seperti sedang memakai bantalan lutut,” ujar Barshop memperingatkan. Abaikan daerah yang tidak terkena sinar matahari. “Tumit atau tapak kaki yang kecoklatan berarti kegagalan,” pungkas Susie Hatton of Chocolate Sun, sebuah salon di Santa Monica, California.

Hapus semua noda. Jika hasilnya memiliki noda kejinggaan, jangan panik. “Mandi akan menghilangkannya,” jelas Joanne Gair, juru makeup dan cat tubuh. “Kalau tidak, tambahkan saja secangkir susu di bak mandi,” tambah Hatton. “Asam laktat akan menurunkan tingkatan warnanya.” Menurut Dr. Graf, jika pergelangan kaki Anda bermasalah, hilangkan noda dengan sisi yang halus dari papan amril atau oleskan krim pemutih dan diamkan selama dua atau tiga menit.

4. Dapatkan hasil sempurna
Mengakali lekukan. Tidak ada pengobatan cara sihir untuk selulit, namun para ahli kulit setuju bahwa losion yang mengandung bahan berkafein (seperti kopi, guarana, dan teh) akan memacu sirkulasi dan menekan laju kerutan dalam sementara waktu. Ide lainnya: Gunakan sikat badan kering dan mulai dari pergelangan kaki, gosok ke atas, kata Chantal Sanders, direktur pengembangan spa dan butik untuk Clarins.

Menghilangkan ruam. Jika Anda membenturkan diri Anda ke ujung meja, tempelkan es di daerah yang terbentur untuk menghindari pembengkakan. Kemudian tutupi bekasnya dengan mencampurkan beberapa jenis makeup pencerah dengan pelembap harian Anda, jelas Cilmi.

Tutupi sisanya. Untuk mengaburkan guratan tanda bekas melahirkan, dan urat yang menonjol, Londa Rondinella-Osgood, juru makeup untuk kontestan Miss Universe, menggunakan concealer yang biasa digunakan untuk tubuh.

5. Buat jari kaki Anda lebih cantik
Potong dan kikir. Potong lurus kuku jari kaki Anda dan kikir ujung kuku yang tajam namun jangan membuat bentuk melingkar karena hal ini dapat menyebabkan kuku untuk tumbuh ke arah kulit sekitarnya,” ingat Dr. Graf.

Percantik kulit. Buang kapalan dan gosok dengan batu apung, kemudian oleskan scrub penghalus kaki, saran Julie Serquinia, pemilik salon kuku Paint Shop Beverly Hills.

Rendam. Dorong kembali kutikula Anda dengan handuk pembasuh yang sudah dibasahi, dan gosok dengan dengan pelembap dan minyak kutikula, biarkan keduanya meresap dalam satu atau dua menit. Bersihkan sisa-sisa minyak yang tertinggal.

Cat kuku. Oleskan lapisan dasar dan dua lapis cat kuku. Warna seperti merah muda cerah dan ungu sangat cocok untuk memberikan warna cerah.

10 Masalah Tubuh Pria yang Bikin Wanita Jengkel


Yahoo! meminta para anggota grup The Thread di Facebook untuk berbagi cerita mengenai isu perawatan para pria yang paling menjengkelkan bagi wanita. Jawabannya mirip satu dengan yang lain. Satu orang bahkan meminta agar seluruh komentar ditulis besar-besar dan dipasang di baliho supaya para pria dapat melihatnya.

Mari kita lihat apa saja kebiasaan yang bikin jengkel itu:

1. Kuku jari kaki yang panjang dan kotor
Salah seorang anggota kami menyebutnya dengan “kaki Hobbit”. Para pria memang tidak perlu sampai pedikur, namun jangan pernah membiarkan kuku jari kaki kotor.

2. Rambut yang tumbuh di tempat yang tidak seharusnya
Bulu hidung merupakan keluhan yang paling banyak disebut, diikuti dengan bulu telinga. “Apa susahnya sih membeli gunting dan cermin?” kata salah seorang anggota. Sayang kami tidak punya jawabannya.

3. Mulut
Ini termasuk hal yang sangat mendasar. Kita semua menyikat gigi, membersihkan sela-sela gigi, memutihkan gigi, namun beberapa pria berpikir bahwa “mulut menjijikkan” bukan masalah.

4. Bau badan
Ini dapat disebabkan oleh jarang mandi atau tidak menggunakan deodoran. Ini juga berhubungan dengan poin ketiga.

5. Alis bermasalah
Alis pria dapat dikatakan bermasalah jika terlalu lebat atau terlalu rapi karena sengaja dicabut. Para wanita tidak mau berhubungan dengan manusia goa, tapi juga tidak mau para pria memiliki bentuk alis yang lebih rapi dari alis wanita.

6. Terlalu banyak menggunakan cologne
Jika apa yang disentuh sang pria menjadi harum, termasuk tempat penyimpanan obat, itu perlu ditangani dengan sesegera mungkin.

7. Mencukur habis bulu
Siapa yang mau berhubungan dengan pria yang terlihat seperti bayi yang baru lahir?
8. Tumit kering dan pecah-pecah
Apa susahnya sih bagi para pria untuk mengoleskan sedikit pelembap di area itu?

9. Rambut kaku
Kalau rambut para pria sekeras pintu mobil, mereka harus berpikir untuk membeli produk perawatan rambut. Bahkan pintu mobil zaman sekarang tidak sekeras mobil zaman Flinstones.

10. Membiarkan komedo hitam pada wajah
Semua orang memiliki jerawat, terutama saat cuaca sedang sangat panas dan membuat sering berkeringat. Namun untuk masalah bintik atau komedo hitam yang ada di wajah, akan baik sekali bagi pria untuk rutin melakukan perawatan wajah.

Disadur  dari Yahoo! News
 Oleh :